“Karena..hidup adalah soal keberanian, terimalah dan hadapilah..”

Juni 8, 2010

Coretan Pagi (ga tau mao ngapain)

Filed under: imagine,Isengg.. — ariee @ 3:50 am

Kadang gw malu dan berfikir ulang tentang tag line dari blog gw, “Karena hidup adalah soal keberanian, terimalah dan hadapilah”, yang gw kutip dari Gie. Gw berfikir akhir-akhir ini apakah benar gw sanggup “face all the challenge dari setiap jengkal jalan gw. Gw begitu banyak memiliki kekurangan yang membuat gw goyah untuk mundur dari pertarungan meraih piala mimpi-mimpi gw.  Dengan menatap tantangan-tantangan yang ditawrkan beberapa kesempatan didepan sana yang hampir semuanya diluar ekspektasi awal, dan itu terus saja menggoda gw untuk menyerah.

Syukurnya adalah ditengah kegoyahan itu, kadang timbul energi baru dari dalam diri ketika menatap kebelakang usaha dan pengorbanan untuk sampai dititik ini, ada rasa sayang ketika harus berhenti cuman sampai disini. Dan melihat contoh sukses dari beberapa orang yang gw kenal baik langsung maupun tidak langsung jadi sebuah inspirasi baru. Yahh gw butuh dukungan dari luar kosmos diri gw untuk tetap terus melangkah..

Terimalah dan Hadapilah..!!!

Mei 16, 2010

Tentang Pilihan

Filed under: imagine,Isengg..,PenGalan KisaH HidUP — ariee @ 3:10 am

Persimpangan yang mewajibkan kita untuk memilih, rasanya selalu kita dapati dalam perjalanan ini. Entah ini adalah sebuah keuntungan privilege yang dihadiahkan ALLAH SWT kepada umat manusia sebagai mahluk ciptaan yang paling utama, ataukah sebaliknya..??

Pernah suatu kali saat iseng-iseng browsing, ngebaca suatu blog (lupa urlnya) sederhana, dengan cerita sederhana tapi cukup menggambarkan analogi dari persimpangan hidup. Kisah ini rasa-rasanya merupakan pengalaman real pribadi dari si penulis, saat masa kecilnya dikampung, pernah suatu hari dia (si penulis) bersepeda menuju sekolah adiknya untuk menjemput adiknya pulang, hal ini hampir tiap hari dia lakukan dan tidak ada yang aneh. Dalam perjalanan pulang kerumah, dia harus melewati sebuah persimpangan jalan, kedua jalur dipersimpangan tersebut sebenarnya dapat mengantarnya sampai kerumah mereka. Tapi kebiasaan dari kakak-beradik itu sering mengambil jalur kanan, dengan alasan (mungkin) lebih dekat. Dan hampir setiap hari pun begitu, tapi kemudian pada hari itu sang kakak terselip pikiran lain dan berbalik merubah arah dengan mengambil jalur sebelah kiri, ternyata pilihan tersebut berbuah konsekuensi berat, diperjalanan sepeda mereka hampir menabrak anak-anak yang sedang bermain dijalan, karena ingin menghindari tabrakan tersebut, si kakak membanting stang kepinggir jalan, dan tidak dapat menguasai keadaan kemudian mereka terperosok keselokan. Dan parahnya luka dikepala si adik cukup serius karena benturan.  Pengalaman tersebut kyaknya lumayan membekas sebagai rasa bersalah karena mengambil keputusan untuk berbelok arah.

Tapi kemudian yang harus dilihat bahwa keputusan tersebut adalah sebuah pilihan dengan berbagai konsekuensi logis yang akan menyertainya. Kita tidak pernah tau secara pasti bahwa pilihan yang kita putuskan adalah lebih baik atau lebih buruk dari pada kemungkinan lain yang kita abaikan. Yang ada hanyalah estimasi-estimasi kasar yang belum tentu valid kebenarannya. Sebagaimana pilihan si kakak ketika mengambil jalur kiri dipersimpangan, tanpa tau apa yang menantinya didepan sana, tapi mungkin juga tidak lebih baik seandainya dia memutuskan lewat jalur kanan, mungkin saja akan ada kejadian yang lebih fatal dari pada pilihan sebelumnya.

Kembali ke gw pribadi, rasa-rasanya akhir-akhir ini gw dihadapkan kepada beberapa pilihan yang menentukan bagaimana, apa dan kemana gw terus melangkah. Ada beberapa hal yang sangat pribadi menunjukkan pola yang sama, yaitu “memilih”. Tapi yang paling cocok gw bahas mungkin tentang karir (tidak terlalu private), gw dihadapkan kepada rel mana yang akan gw lalui dan terus terperosok makin dalam (baca : expert). Pilihannya adalah bermain dengan system servis (network admin), menjadi system developer (programmer) atau pilihan ketiga bermain di core network (network engineer).

Pilihan-pilihan tersebut tentunya memiliki advantages dan disadvantages masing-masing. Sebagai network admin yang bermain dengan server dan servis-servis bukan hal baru bagi gw, dan mungkin tidak begitu membutuhkan CPU effort yang tinggi, kecuali disisi security dan performance tuning. Opportunity-nya pun tidak mengecewakan, baru 2 hari yang lalu gw ditawar perusahaan dari negri jiran yang core bisnisnya system solution, sebagai network admin dengan iming-iming gaji yang “cukup lumayan”. Tapi pertimbangannya kemudian adalah ketika tawaran itu gw sambut positif maka rel karir gw pun tidak akan jauh dari bidang itu.

Pilihan ke-dua sebagai system development, untuk yang satu ini, ibaratnya adalah gw telah berjalan cukup jauh ke arah selatan, tapi dengan pertimbangan opportunity gw harus kembali ke titik start dan mengubah arah jarum kompas gw kearah utara. Ini pilihan yang “hampir” tidak mungkin. Tapi godaan opportunity itu lumayan kuennncenngggg lhooo… Yang didepan mata adalah lingkungan ditempat gw kerja sekarang, sangat memungkinkan untuk gw banting stir dan merekonstruksi kembali proposal hidup gw.

Pilihan ke-tiga merupakan pilihan yang selalu gw gadang menjadi impian track yang akan membawa gw menuju puncak, gw nampaknya begitu terobsesi untuk terus menjadi expert dibidang ini, bermain dengan lusinan router dan switch-switch segede meja, dengan config BGP, MPLS, OSPF, NGN Protocol’s dan solusi-solusi network lainnya.  Tapi kemudian challenge-nya terasa “wuuiihh..” dan membutuhkan CPU effort yang lebih, baik tenaga maupun cost. hehehehheeee… tapi rasanya (estimasi kasar) gw bakal dengan senang hati menjalani setiap fase prosesnya… Tanpa tau pasti apakah ini pilihan terbaik.

Gw butuh sepasang lampu penerang yang akan menerangi radius 10 meter didepan sana, yahh hanya 10 meter sekedar untuk mendamaikan dan memantapkan langkah dari putaran roda hidup. Gw butuh, yang memberikanku ide itu.

Hahahahaaa.. PILIHAN..!!

April 13, 2010

Ingin ku tulis

Filed under: imagine — ariee @ 5:47 am

Ingin sekali rasanya ku tulis surat terbuka Pada-MU ya Rabb..
Ku ingin bercerita, mengadu, mengeluh, memohon, menumpahkan..
dan memberitakan apa yang menjadi kontemplasi dalam benakku..

Tapi,
Rasanya kuurungkan saja niat itu Ya ALLAH..
Malu.. ketika ku menatap sekelilingku,
Mereka orang-orang yang lebih beruntung dari ku,
mereka mendapatkan cobaan yang lebih dari ku hadapi..
tapi syukur dan sabar mereka jauh dibandingkan ku..

Ku coba tanamkan keyakinan penuh terhadap ketentuan-MU
kupasrahkan jiwa dan tubuh ini dihadap-MU,
karena ku tau didepan sana jalan terbaik,
Telah Engkau gelar bagiku…!!

Terimakasih Ya Rabb..!!!

April 8, 2010

Ga Tau Judulnya

Filed under: imagine,Isengg..,PenGalan KisaH HidUP — ariee @ 7:04 am

Hari-hari belakangan sangat stabil (kecuali jum’at-minggu kemarin), tidak sefluktuatif kemarin-kemarin, tidak ada letupan-letupan kejadian yang terkadang menyenangkan tapi paling sering merepotkan. Aahhhh kehidupan sedang menuju titik jenuh. Detik ini ingin sekali jariku menyalurkan suara pendek dari dalam diri, “gw jenuh..!!”.

Benakku liar, khayalku melambung, pikirku menggurita dan kontemplasiku jauh menukik ke bumi paling dalam. Tapi tubuh ini tetap saja diam tak bergeming. Aaaaahhh artikulasi yang minim.

Jika kau melihat buah ciptaanmu runtuh
dan kau membangunnya kembali
satu demi satu bata
tanpa satu pun keluh kesah terucap
maka
kaulah pria sejati

( begitu kata Sidharta )

Ingin ku buktikan rasanya wejangan Sidharta ini, tapi gw pun mulai ragu dengan kesanggupan ku. Betul adanya kalau kepedulian itu terus ada, kepedulian pada Organisasi yang coba gw hidupkan kembali dari tidur yang lumayan nyenyaknya, dinamika kehidupan mahasiswa di lingkungan dengan hawa pragmatis yang mengakar.
Tapi nampaknya energi gw tidak se-fokus beberapa waktu yang lalu. Iyaahh gw tetap mencoba, walau tetap ragu.

April 1, 2010

Tadi pagi ada yang pulang..

Filed under: imagine,PenGalan KisaH HidUP — ariee @ 5:08 am
Telat bangun, kemudian buru-buru mandi
Selanjutnya bersiap-siap berangkat kantor
Turun dari kost sekalian mau beli sarapan pagi, sedikit heran kok suasananya rame yahh
Mana pada make peci dan krudungg…wah ada apa nieee…??? (dalam hati),
belum sempat bertanya ke orang sekitar, ternyata mata sudah memberikan jawaban,
dengan menemukan bendera kuning diujung gang.  Ohh ada yang pulang (hati berguman).
Selidik punya selidik, tetangga (Pak Ustadz Herman) dua rumah dari kostan, istrinya meninggal.
Sedikit heran kemarin malam rasa-rasanya masih ngeliat beliau jalan dengan sehat wal afiat.
Kembali teringat akan kematian, ketika “titipan” itu ditarik oleh Sang Pemilik,
Tidak ada yang dapat berkehendak selain DIA..
Innalillahi Wa Inna Ialaihi Rojiun..!!

death is not the end but only a transition..

Renungan Indah

Filed under: imagine,PenGalan KisaH HidUP — ariee @ 4:50 am
Tags:
Renungan Indah
W.S. Rendra

Seringkali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milikku

Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya

Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya:
Mengapa Dia menitipkan padaku ???
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ???
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ???
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?

Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
Kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita

Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku
Aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas, dan
kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua “derita” adalah hukum bagiku
Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika:

Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”,
Dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku

Gusti,
Padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untuk beribadah.
“Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja”….

{*

Puisi terakhir Rendra yang dituliskannya diatas ranjang Rumah Sakit.
Makassihh buat Mbah Rendra, untuk suara yang mengingatkan..
*}

Maret 11, 2010

Terpengaruh GIE, Sekali Lagi..

Filed under: imagine,Isengg..,temen — ariee @ 1:21 pm

Kehidupan sekarang begitu membosankan, sepertinya cocok dengan analogi monyet tua yang terkurung dalam kandang yang pernah lo kisahkan Gie.. Bagaimana tidak gw merasa bosan, ketika semua kebebesan gw bermain sendiri dialam bebas, berdiskusi dengan kawan-kawan yang sepaham ataupun bersebrangan, bahkan sesekali berdomonstrasi ria tanpa ada kepentingan pribadi yang menunggangi dan membayar gw. Tapi sekarang begitu tersanderanya waktu gw karena harus menjalani tanggung jawab sebagai seorang pekerja, gw bukan mahasiswa lagi seperti beberapa waktu yang lalu.

Gw pengen merasakan kehidupan kasar dan keras … diusap oleh angin dingin seperti pisau, atau berjalan memotong hutan dan mandi di sungai kecil. (ngutip lo Gie..)

“Buat apa menghindar? Cepat atau lambat, suka atau tidak, perubahan hanya soal waktu. Semua boleh berubah, semua boleh baru, tapi satu yang harus dipegang; kepercayaan –Soe Hok Gie (Berjuang dalam perubahan).”

Gie, subuh ini gw baru tiba dari Semarang, sepanjang perjalanan gw hanya disibukkan denga membaca buku “Soe Hok-Gie…Sekali Lagi: Buku, Pesta dan Cinta di Alam Bangsanya”. Gw ga tau harus ngerasa gondok ma lo pa justru slalu terkagum-kagum, ketika sekian kalinya gw baca carita-cerita tentang lo dalam hidup yang singkat itu, dan kembali gw terbakar.

Khusus untuk buku ini, gw ngerasa semua keingintahuan gw tentang lo terjawab semua. Gw selalu terobsesi dengan sisi idialisme pemikiran-pemikiran lo yang mendobrak, juga sisi humanis dan intrik pribadi lo dalam dunia percintaan. Hahahahaa gw selalu ingin tahu bagaimana lo dalam pandangan orang-orang disekitar lo, baik teman maupun “lawan-lawan” lo. Dalam buku ini mereka semua bercerita tentang lo Gie, dan yang paling menarik perhatian gw salah satunya adalah Surat terbuka Ker (Kartini Sjahrir) kepada lo, hahahhahhaa asli gw puas banget membaca cerita Bunda Ker (gw panggil bunda aje ye..) yang selama ini gw kenal dengan nama Sunarti. Aaaahhh ternyata lo yang selalu gw anggap berani menentang apapun ternyata lemah dalam menyatakan cinta Gie…Payaahhhhh..!!!

Besok gw sambung lagi tulisan gw Gie..tenang aje ntar gw update lagi, masih banyak yang pengen gw ceritain..yakkk..!!!

(Hari Berikutnya)

Hari ini gw penuhi janji gw, buat cerita lagi ma lo, ada satu hal yang ngaruh banget buat gw, dan itu revolusi besar buat gw pribadi. Yaitu gw mulai gelisah dengan lingkungan sekitar gw (walaupun kegelisahan gw tidak sebanding dengan kegelisah lo, minimal gw bukan lagi pemuda yang pragmatis), dengan kehidupan kemahasiswaan khususnya mahasiswa kampus gw yang “jarang” kalau tidak boleh dibilang tidak terdengar gaungnya sama sekali. Kehidupan kampus yang sangat monoton, tidak adanya kehidupan mahasiswa yang dinamis, dan tidak menggambarkan tanggung jawab mereka sebagai happy selected few. Pola dan budaya pendidikan yang relatif tidak sehat banyak gw temukan disana, dan sudah barang tentu akan berujung pada kualitas lulusan yang hanya akan menjadi beban lingkungan (mungkin gw juga termasuk). Ahh generasi gw yang malang.

Belum lagi kegamangan gw menatap bangsa yang semakin tidak menjadi lebih baik (untuk hal ini gw termasuk apatis). Mereka para politisi senior dan pemimpin bangsa yang semakin terkooptasi oleh kepentingan-kepentingan pribadi, kelompok, partai bahkan asing. Dan tidak jarang mengatasnamakan rakyat. Tidak  kalah bopengnya wajah para aktifis pemuda/mahasiswa. Khusus untuk para aktifis organ-organ kepemudaan (OKP) mereka sangat adalah kumpulan oportunis sejati, yang bergerak berdasarkan peluang untuk tampil, dan terlihat kritis (baca:cantik) didepan para senior dan pemerintah, dengan harapan mereka akan direkrut untuk duduk diatas kursi jabatan yang empuk. Aksi-aksi mereka adalah bagian dari bargaining politik untuk memantapkan posisi tawar mereka. Kawan-kawan aktifi itu menjadikan dunia sosial politik sebagai ajang profesi yang tentunya menggiurkan untuk masa depan mereka dengan alasan profesionalisme. Dalam berbagai forum diskusi dan pertemuan dengan kawan-kwan tersebut, hal itu terlalu tampak jelas, ahkan ada anekdot yang sering dilontarkan seagian teman-teman salah satu OKP dalam merayu teman wanitanya : “Jangan lihat abang sekarang, lihat abang beberapa tahun yang akan datang”, sekilas itu mungkin biasa, tapi kalau kita menganalisa segala aktifitas mereka dan dihubungkan dengan target beberapa tahun berikutnya, dapat gw tarik kesimpulan bahwa target dari “perjuangan” mereka adalah kemampanan materi, ini tentunya adalah subjektifitas gw, dari interaksi dengan sebagian dari mereka. Lalu pertanyaan yang menggelitik berikutnya adalah, Apa kah dari kader seperti mereka, kita akan memperoleh pemimpin berikutny yang bisa menjadi harapan rakyat..??, nampaknya ketika estafet kepemimpinan dari senior mereka berganti, keadaan tidak akan banyak berubah, mungkin..!!

Ditambah dengan masalah classic “pragmatisme” generasi  muda khususnya mahasiswa. Banyaknya pengaruh hedonisme mungin menjadi salah satu penyebabnya, yang tentu saja itu tidak bisa mnjadi alasan dan kambing hitam dari pola prilaku generasi gw, yang semakin memprihatinkan.

Aaahh gw curhat mulu. Ntar gw sambung lagi yakkkk…. Thanks Gie sekali lagi..

Februari 9, 2010

Cerita Kemarin

Filed under: imagine — ariee @ 1:07 am

08 Feb 2010

Mengawali Pagi ini masih seperti pagi beberapa hari belakangan yang telah gw lewati, masih tetap berkutat dengan imagine tentang materi, karir, dan nafsu keduniaan. Dengan wajah yang kurang semangat gw melangkah keluar kostan menuju kantor. Rutinitas biasa dalam angkutan adalah mulai melamun. Tapi tunggu kawan kenapa tiba-tiba lamunanku “nyangkut” pada satu isu yang sudah lama tidak mampir di otak gw, “kematian”. Yahhh dalam perjalanan disekitaran jalan gajah mada, bayang tentang kematian dan akhir dari kehidupan dunia terngiang dan bersliweran diotak gw, kebetulan memang karena beberapa bulan terakhir gw selalu terobsesi dengan karir yang wah, financial yang menggiurkan dan cara memuaskan “nafsu” dunia. Dan ditambah lagi satu keanehan tadi pagi sebelum gw berangkat, mata gw tertarik pada sebuah buku kecil, yang hanya terbaca judul besarnya saja “The Big Secreet” yang awalnya gw pikir itu buku berisi tentang motivasi, dan tanpa pikir panjang buku itu gw masukin ke tas gw, tanpa izin ma yang punya, temen gw yang sedang tertidur. (Nah ceritanya  berlanjut kejalan gajah mada, dengan seorang dekil yang mencoba mengumpulkan serpihan bayangan tentang  kematian), -> saat angkot berbelok arah didepan gedung PELNI, ingatan gw nyangkut ke buku yang tadi pagi gw masukin kedalam tas, dengan pikiran kali aja gw bisa dapat inpirasi dan semangat baru untuk hari ini. Ehh ternyata para penonton, buku itu juga bercerita tentang kematian, buku sufiesme, topik yang juga udah lama tidak gw sentuh. Lengkap sudah motivasi semangat dan cita rasa “kematian” gw pagi ini.

Omelan si buku :

Mereka pernah mengajukan ini kepada seorang bijak : “Setiap seruan azan selalu diikuti oleh orang yang shalat, tidak adakah shalat yang mengikuti azan pertama kali swaktu kita lahir.??”. Tersenyum lembut orang bijak itu menjawab :”Tentu saja ada..!! shalat itu adalah shalat yang mengiri pemakaman kita..”

Sebagaimana madu terasa pahit bagi orang yang sedang sakit, begitu juga dengan “kematian” akan terasa mengerikan bagi mereka yang menderita penyakit kafir, dosa, dan maksiat. Tapi berbanding terbalik bagi mereka yang beruntung merasakan manisnya pintu kebersatuan dengan Sang Khalik, yaitu “kematian”.

Omelan yang ada dikepala gw :

Apa yang sedang lo lakuin Ri..??? apa yang sedang lo usahain Ri..?? apa yang sebenarnya lo cari Ri..?? kalau akhirnya itu semua sia-sia, kalau akhirnya tidak ada yang lo dapetin dari yang lo usahain..?? Menggores nama lo besar-besar di pasir tepian pantai, itu yang sedang lo usahain..??

Sekarang gw berada diantara gedung-gedung pencakar langit depan sebuah jalan yang disebut dengan Thamrin, gw menengadah keatas langit begitu gelap. Gw sedang ngapain disini..?? Ini bukan alam gw, gw akan kembali kesana, tempat gw berasal.

Januari 18, 2010

Idealis Sunyi

Filed under: imagine,Sejarah — ariee @ 4:02 am

Pagi ini, sambil ngoprek vb, iseng buka gmail ku..pada list inbox yang dah ribuan itu gw tertarik pada satu diskusi tentang puisi Sutrisno Bachir (SB) mantan ketua PAN pada kongres PAN di Batam beberapa minggu yang lalu. Isi dari puisi SB yang disampaikan didepan forum kongres :

AKU BEKU DALAM MATAHARI
Sutrisno Bachir

Zaman itu,
ketika semua bicara perubahan,
dengan serempak semua bagai tersihir
Entah siapa yang memulai,
tapi semua terlena dalam kubangan harap dan impian

Hari hari itu dipenuhi slogan dan mantra-mantra:
perubahan, perubahan, dan perubahan!

Di sudut sana, orangorang memekik lantang, “Reformasi!”
Di pojok lapangan, para mahasiswa berteriak, “Reformasi!”
Hampir di setiap sudut, di setiap lorong,
di setiap jalan, di setiap jembatan,
di setiap gedunggedung, hingga di setiap gubuk reot,
semua bicara dan mengumpat lantang tentang suara yang sama:
“Reformasi!”
(more…)

Februari 11, 2009

Aayyoo Kawan..!!

Filed under: imagine,Isengg.. — ariee @ 2:27 am

Aaayyooooo Booooiiiiii…!!!
Dengarlah wahai kawan, inilah saatnya kepakkan sayap kuat
terbang tinggi melesat jauhh ke angkasa. Inilah masanya semangat mengejar semua mimpi-mimpi indah tentang masa depan. Usiamu muda, fisikmu kokoh, dan semangatmu membaja..

Ayoo kawan…!!
Terus berlari, bukan hanya untuk mengejar mereka yang berada didepanmu, tapi juga untuk memimpin mereka yang ada dibelakangmu, agar tetap sejajar dalam perjuangan ini.

Aaayyoo Kawan..!!
Jangan pernah menyerah dan mundur, karena perjalanan ini memang tak pernah Mudah Booiii..!! Pandanglah setiap insan yang menyayangmu dan berharap terbaik untukmu. Buktikan wahai sahabat, dunia ada digenggamanmu, bukan dihatimu.

Kawaan..!!
Bila tiba diujung sana, saat kedua sayapmu terasa penat, dan langkahmu tak secepat dulu lagi, kau harus beristrahat wahai kawanku. Saa itu semua tinggal masa lalu, namun cerita indah itu takkan pernah lekang, semua hanya dagelan sang waktu..!!

Kawaannnn..SEMANGAT..!!!

NB: terinspirasi oleh semua sahabatku dan lyric nya jikustik “Aku dan Sahabat”

Laman Berikutnya »

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.