“Karena..hidup adalah soal keberanian, terimalah dan hadapilah..”

Maret 11, 2010

Terpengaruh GIE, Sekali Lagi..

Filed under: imagine,Isengg..,temen — ariee @ 1:21 pm

Kehidupan sekarang begitu membosankan, sepertinya cocok dengan analogi monyet tua yang terkurung dalam kandang yang pernah lo kisahkan Gie.. Bagaimana tidak gw merasa bosan, ketika semua kebebesan gw bermain sendiri dialam bebas, berdiskusi dengan kawan-kawan yang sepaham ataupun bersebrangan, bahkan sesekali berdomonstrasi ria tanpa ada kepentingan pribadi yang menunggangi dan membayar gw. Tapi sekarang begitu tersanderanya waktu gw karena harus menjalani tanggung jawab sebagai seorang pekerja, gw bukan mahasiswa lagi seperti beberapa waktu yang lalu.

Gw pengen merasakan kehidupan kasar dan keras … diusap oleh angin dingin seperti pisau, atau berjalan memotong hutan dan mandi di sungai kecil. (ngutip lo Gie..)

“Buat apa menghindar? Cepat atau lambat, suka atau tidak, perubahan hanya soal waktu. Semua boleh berubah, semua boleh baru, tapi satu yang harus dipegang; kepercayaan –Soe Hok Gie (Berjuang dalam perubahan).”

Gie, subuh ini gw baru tiba dari Semarang, sepanjang perjalanan gw hanya disibukkan denga membaca buku “Soe Hok-Gie…Sekali Lagi: Buku, Pesta dan Cinta di Alam Bangsanya”. Gw ga tau harus ngerasa gondok ma lo pa justru slalu terkagum-kagum, ketika sekian kalinya gw baca carita-cerita tentang lo dalam hidup yang singkat itu, dan kembali gw terbakar.

Khusus untuk buku ini, gw ngerasa semua keingintahuan gw tentang lo terjawab semua. Gw selalu terobsesi dengan sisi idialisme pemikiran-pemikiran lo yang mendobrak, juga sisi humanis dan intrik pribadi lo dalam dunia percintaan. Hahahahaa gw selalu ingin tahu bagaimana lo dalam pandangan orang-orang disekitar lo, baik teman maupun “lawan-lawan” lo. Dalam buku ini mereka semua bercerita tentang lo Gie, dan yang paling menarik perhatian gw salah satunya adalah Surat terbuka Ker (Kartini Sjahrir) kepada lo, hahahhahhaa asli gw puas banget membaca cerita Bunda Ker (gw panggil bunda aje ye..) yang selama ini gw kenal dengan nama Sunarti. Aaaahhh ternyata lo yang selalu gw anggap berani menentang apapun ternyata lemah dalam menyatakan cinta Gie…Payaahhhhh..!!!

Besok gw sambung lagi tulisan gw Gie..tenang aje ntar gw update lagi, masih banyak yang pengen gw ceritain..yakkk..!!!

(Hari Berikutnya)

Hari ini gw penuhi janji gw, buat cerita lagi ma lo, ada satu hal yang ngaruh banget buat gw, dan itu revolusi besar buat gw pribadi. Yaitu gw mulai gelisah dengan lingkungan sekitar gw (walaupun kegelisahan gw tidak sebanding dengan kegelisah lo, minimal gw bukan lagi pemuda yang pragmatis), dengan kehidupan kemahasiswaan khususnya mahasiswa kampus gw yang “jarang” kalau tidak boleh dibilang tidak terdengar gaungnya sama sekali. Kehidupan kampus yang sangat monoton, tidak adanya kehidupan mahasiswa yang dinamis, dan tidak menggambarkan tanggung jawab mereka sebagai happy selected few. Pola dan budaya pendidikan yang relatif tidak sehat banyak gw temukan disana, dan sudah barang tentu akan berujung pada kualitas lulusan yang hanya akan menjadi beban lingkungan (mungkin gw juga termasuk). Ahh generasi gw yang malang.

Belum lagi kegamangan gw menatap bangsa yang semakin tidak menjadi lebih baik (untuk hal ini gw termasuk apatis). Mereka para politisi senior dan pemimpin bangsa yang semakin terkooptasi oleh kepentingan-kepentingan pribadi, kelompok, partai bahkan asing. Dan tidak jarang mengatasnamakan rakyat. Tidak  kalah bopengnya wajah para aktifis pemuda/mahasiswa. Khusus untuk para aktifis organ-organ kepemudaan (OKP) mereka sangat adalah kumpulan oportunis sejati, yang bergerak berdasarkan peluang untuk tampil, dan terlihat kritis (baca:cantik) didepan para senior dan pemerintah, dengan harapan mereka akan direkrut untuk duduk diatas kursi jabatan yang empuk. Aksi-aksi mereka adalah bagian dari bargaining politik untuk memantapkan posisi tawar mereka. Kawan-kawan aktifi itu menjadikan dunia sosial politik sebagai ajang profesi yang tentunya menggiurkan untuk masa depan mereka dengan alasan profesionalisme. Dalam berbagai forum diskusi dan pertemuan dengan kawan-kwan tersebut, hal itu terlalu tampak jelas, ahkan ada anekdot yang sering dilontarkan seagian teman-teman salah satu OKP dalam merayu teman wanitanya : “Jangan lihat abang sekarang, lihat abang beberapa tahun yang akan datang”, sekilas itu mungkin biasa, tapi kalau kita menganalisa segala aktifitas mereka dan dihubungkan dengan target beberapa tahun berikutnya, dapat gw tarik kesimpulan bahwa target dari “perjuangan” mereka adalah kemampanan materi, ini tentunya adalah subjektifitas gw, dari interaksi dengan sebagian dari mereka. Lalu pertanyaan yang menggelitik berikutnya adalah, Apa kah dari kader seperti mereka, kita akan memperoleh pemimpin berikutny yang bisa menjadi harapan rakyat..??, nampaknya ketika estafet kepemimpinan dari senior mereka berganti, keadaan tidak akan banyak berubah, mungkin..!!

Ditambah dengan masalah classic “pragmatisme” generasi  muda khususnya mahasiswa. Banyaknya pengaruh hedonisme mungin menjadi salah satu penyebabnya, yang tentu saja itu tidak bisa mnjadi alasan dan kambing hitam dari pola prilaku generasi gw, yang semakin memprihatinkan.

Aaahh gw curhat mulu. Ntar gw sambung lagi yakkkk…. Thanks Gie sekali lagi..

3 Komentar »

  1. kasian…donna(hahahahah gak nyambung)

    Komentar oleh grayrose — Maret 12, 2010 @ 4:51 pm | Balas

  2. iyahhhh dono juga kasiannn, giginya jongosss…hehheheee

    Komentar oleh ariee — Maret 19, 2010 @ 9:57 am | Balas

  3. mengikuti tulisan kedua, kasian donna….sekalia lagi kasian donna…hahahhahaha😀

    untuk : “Jangan lihat abang sekarang, lihat abang beberapa tahun yang akan datang”

    va rasa yang dimaksud disana, liat abang beberapa tahun yang akan datang, abang bakal jadi abang2 tukang bakso…hohohohohoho…(habis susah nyari kerja jaman sekaang neng) wekekekekekekek

    Komentar oleh grayrose — Maret 21, 2010 @ 9:41 am | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: