“Karena..hidup adalah soal keberanian, terimalah dan hadapilah..”

Februari 9, 2010

Cerita Kemarin

Filed under: imagine — ariee @ 1:07 am

08 Feb 2010

Mengawali Pagi ini masih seperti pagi beberapa hari belakangan yang telah gw lewati, masih tetap berkutat dengan imagine tentang materi, karir, dan nafsu keduniaan. Dengan wajah yang kurang semangat gw melangkah keluar kostan menuju kantor. Rutinitas biasa dalam angkutan adalah mulai melamun. Tapi tunggu kawan kenapa tiba-tiba lamunanku “nyangkut” pada satu isu yang sudah lama tidak mampir di otak gw, “kematian”. Yahhh dalam perjalanan disekitaran jalan gajah mada, bayang tentang kematian dan akhir dari kehidupan dunia terngiang dan bersliweran diotak gw, kebetulan memang karena beberapa bulan terakhir gw selalu terobsesi dengan karir yang wah, financial yang menggiurkan dan cara memuaskan “nafsu” dunia. Dan ditambah lagi satu keanehan tadi pagi sebelum gw berangkat, mata gw tertarik pada sebuah buku kecil, yang hanya terbaca judul besarnya saja “The Big Secreet” yang awalnya gw pikir itu buku berisi tentang motivasi, dan tanpa pikir panjang buku itu gw masukin ke tas gw, tanpa izin ma yang punya, temen gw yang sedang tertidur. (Nah ceritanya¬† berlanjut kejalan gajah mada, dengan seorang dekil yang mencoba mengumpulkan serpihan bayangan tentang¬† kematian), -> saat angkot berbelok arah didepan gedung PELNI, ingatan gw nyangkut ke buku yang tadi pagi gw masukin kedalam tas, dengan pikiran kali aja gw bisa dapat inpirasi dan semangat baru untuk hari ini. Ehh ternyata para penonton, buku itu juga bercerita tentang kematian, buku sufiesme, topik yang juga udah lama tidak gw sentuh. Lengkap sudah motivasi semangat dan cita rasa “kematian” gw pagi ini.

Omelan si buku :

Mereka pernah mengajukan ini kepada seorang bijak : “Setiap seruan azan selalu diikuti oleh orang yang shalat, tidak adakah shalat yang mengikuti azan pertama kali swaktu kita lahir.??”. Tersenyum lembut orang bijak itu menjawab :”Tentu saja ada..!! shalat itu adalah shalat yang mengiri pemakaman kita..”

Sebagaimana madu terasa pahit bagi orang yang sedang sakit, begitu juga dengan “kematian” akan terasa mengerikan bagi mereka yang menderita penyakit kafir, dosa, dan maksiat. Tapi berbanding terbalik bagi mereka yang beruntung merasakan manisnya pintu kebersatuan dengan Sang Khalik, yaitu “kematian”.

Omelan yang ada dikepala gw :

Apa yang sedang lo lakuin Ri..??? apa yang sedang lo usahain Ri..?? apa yang sebenarnya lo cari Ri..?? kalau akhirnya itu semua sia-sia, kalau akhirnya tidak ada yang lo dapetin dari yang lo usahain..?? Menggores nama lo besar-besar di pasir tepian pantai, itu yang sedang lo usahain..??

Sekarang gw berada diantara gedung-gedung pencakar langit depan sebuah jalan yang disebut dengan Thamrin, gw menengadah keatas langit begitu gelap. Gw sedang ngapain disini..?? Ini bukan alam gw, gw akan kembali kesana, tempat gw berasal.

Iklan

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.