“Karena..hidup adalah soal keberanian, terimalah dan hadapilah..”

September 28, 2008

Tentang Laskar Pelangi The Movie

Filed under: Isengg.. — ariee @ 4:47 am
Tags: , ,

Kamren malam sepulang dari kampus, gw nonton Film Laskar Pelangi di La Piazza Gading bareng Hendrik, Nunqi n’ Brother. Ga nahan pengen nonton abis penasaran dan emang lagi BT aja..

Lucunya gw sempet make acara nyasar di Mall Kelapa Gading..uhhhh dasar orang gunung turun di kota malah puyeng. hheheheeee.. sebenarnya siee ga perlu nyasar kalo gw ma hendrik ga panik, secara katanya QQ midnight itu trakhir setengah sembilan, gw barangkat dari Pademangan uda jam delapan, blom kejebak macet di Kemayoran..ahhh pokoknyee saking pengennya nonton jadinya keliatan kl gw ma hendrik itu norak, udik bisa nyasar di Mall..

Lanjut ke film Laskar Pelangi, film ini menurut gw cukup berhasil memvisualisasikan nilai-nilai yang diejawantahkan oleh Andrea (Ikal) dalam Tetraloginya “Laskar Pelangi”, yang berbicara tentang nilai-nilai humanis, pendidikan, sosiologis dari sebuah sekolah kecil Muhammadiya yang nayris roboh, dipulau Belitong sana !! Buaknlah suatu perkara yang mudah bagi seorang sutradara dan pelaku perfilman untuk memproduksi sebuah film berkualitas yang diambil dari Novel atau buku, apalagi kalau novel tersebut adalah novel yang fenomenal, yang berjuta orang telah membacanya dan tentunya pula sejuta ekspektasi yang tergambarkan dari cerita tersebut, setiap orang yang membaca punya film atau visualisasi sendiri terhadap cerita. Selain karena multitafsir tadi, tingkat kesulitan untuk menuangkan cerita novel dalam wadah film, juga dikarenakan singkatnya durasi yang dimiliki untuk menuangkan berbagai alur dan peristiwa-peristiwa yang terjadi, padahal peristiwa-peristiwa itu saling berhubungan. Sehingga salah satu tantangannya adalah bagaimana agar film tidak menjadi cerita “sulap” yang tiba-tiba ada dan hilang tanpa sebab.

Terlepas dsari semua itu gw pikir Riri Reza telah berhasil dengan karyanya yang satu ini. Sungguh inspiratif nilai yang di bawkan oleh tokoh Pak Harfan dan Bu MUslimah, juga kisah perjuangan seorang anak pesisir Lintang yang bersepeda 80 KM setiap hari untuk meraih pendidikan.

Laskar Pelangi sanggup membuat kita tiba-tiba merasa bangga jadi orang Indonesia dan memompa semangat serta optimisme kebangsaan, Ibu Muslimah dan Bapak Harfan guru ambisius yang  mempunyai cita-cita besar dan luhur, penuh dinamika dengan hadirnya 10 siswa Laskar Pelangi dengan kararkter yang sangat kuat dan inspiring.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: