Saat ku kontemplasikan semua sesak ini
Aku tersenyum
Karena rasa adalah cermin
Keluasan hati yang menggugah
Seiring perjalanan,
Varian datang dan berganti
Tak masalah..
Karena ku kan terus melangkah
Dalam hidup yang begitu biru.
Didalam dadaku,
terbentang danau ketulusan,
yang hendak kuberikan..
Submisif,
tak bersayarat
Aku tak takut terluka,
karena dalam luka
ku temukan indahnya keterbatasan..
aaaahhhhh mesraaa…!!!

